Sabtu, 29 April 2017

KEPADA MALAM

Kepada malam  aku berkisah
Tentang kita diujung malam
Merangkai kata yang penuh luka
Dalam terjalnya kesedihan yang menusuk sukma
Kita terdiam, sambil menatap pada sebuah ruang kehampaan tanpa kata
Kita tidak bisa berkata panjang lebar
Karna kesekian patahan waktu yang terbatas
Engkau Melangkah diantara jalan yang datar
Dengan hati yang panas
Aku melangka diantara jalan yang terjal
Dengan kerisauan yang memuncak
Kita pun hanya sanggup menatap
Menahan rasa dalam diam…..
Kepada malam, desahan hatiku berkata:
Sejuklah hatimu dengan kelembutan malam
Guyurkan semua keluh kesah mu dalam hujan
Hingga luruh terbawa, jangan tertahan kelam.
Kepada malam  ingin sekaliku bertanya
Masih adakah harapan yang tersisa??
Jakarta, April 2016
Rafa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

CATATAN KASIH SEORANG AYAH (2)

REVIEW PELAYANAN RS UMUM DAERAH BEN BOY Senin, 1 Juni 2020, Gea anak kedua kami genap berusia 7 hari.   Pasca kelahiran ia Bersama ibuny...