~(1)~
Silakan masuk, suara lirih tanpa risih
Kemana tujuanmu?
Maaf tak ada bangku kosong
Sekiranya kamu mau, berdirilah sepanjang waktu, sampai kota tujuanmu.
~(2)~
Seorang ibu merintih
Menahan ngilu, merontah dikeramaian
Kenapa?
Tanyaku
Tidak, aku hanya sedikit lelah meratapi
Waktu yang terus menghimpit harapan
Lalu?
Barangkali diantara cela riak, masih tersisa asa, utk berkibar kembali
Menjemput harapan.
~(3)~
Semua terdiam tanpa kata
Menerawang disekeliling, menikmati fajar merekah..
Jari mereka terus menari di atas keypad
entahlah mereka sedang mengirim pesan
kepada dunia yang sedang bersenandung, merindukan
damai yang tiada henti.
~(4)~
Waktu terus berlari,
Menerjang kebisingan kota tanpa ampun
Dan mereka tetap setia berdiri, tanpa kata
Entahlah mereka berpikir tentang senja
Kemilau yang setia menunggu dipenghujung waktu?
Jakarta, 25 April 2017

Tidak ada komentar:
Posting Komentar