Pemimpi bergulat dalam angan
Tentang dunia yang ideal
Ketika fajar menampakkan diri
Ia mulai duduk terpekur
Merenungkan mimpinya yang mengawang-awang
Pemimpi bergulat dalam angan
tentang hidup
yang penuh kelimpahan
Ketika senja menjemput malam
Ia termenung menghantar mimpinya
Bersama malam yang kian pekat.
Pemimpi bergulat dalam angan
Yang hanya bisa menghangatkan asa
Tanpa ada wujud nyata yang membara
Ia hanya menggantung dalam kata
Yang tak tampak dalam karya nyata
Pemimpi bergulat dalam angan
Tentang cahaya rembulan yang menghalau
Kegelapan yang pekat, menutup harapan yang
membentang,
Berharap membakar asa yang beku
Menguap lalu membumbung ke ubun-ubun cakrawala
Tanpa ada jejak yang mengharumkan nama.
6 september 2017
Tidak ada komentar:
Posting Komentar